Akademik Ilmu Komputer

Kurikulum program studi S1 kependidikan mengacu kepada konsep fleksibilitas kurikulum serta "inti kurikulum" pendidikan MIPA Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, serta Kurikulum Nasional Kependidikan.  Sementara itu kurikulum program studi S1 non kependidikan dikembangkan dengan mengacu pada kurikulum ACM dan kurikulum S1 universitas lain baik dalam maupun luar negeri.

Matakuliah dibagi menjadi beberapa kelompok:

  • MKU (Matakuliah Umum) adalah matakuliah yang memberikan wawasan ke-MIPA-an yang memadai, dan membekali dengan pengetahuan dasar MIPA. MKU ini  diberikan pada tahun pertama
  • Sedangkan MKK (Matakuliah Keahlian)   adalah kelompok matakuliah untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam penguasan keahlian bidang studi ilmu komputer..
  • Khusus untuk program pendidikan: MKP (Matakuliah Profesi)  adalah kelompok matakuliah yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan profesi tenaga kependidikan. MKP terdiri atas MKDP (Mata Kuliah Dasar Profesi), MKKP (Mata Kuliah Keahlian Profesi) dan  MKLP (Matakuliah Latihan Profesi ).
  • Khusus untuk program non kependidikan:MKKA (Matakuliah Konsentrasi Akademik) untuk mengembangkan kemampuan akademik mahasiswa di bidang ilmu komputer.

Struktur Kurikulum Non Kependidikan
Kurikulum program studi non kependidikan terdiri atas 144-150 sks. terdiri atas

  • 14 SKS MKU (Matakuliah Umum)
  • 110-116 sks MKK (Matakuliah Keahlian)
  • 20-26 sks MKKA (Matakuliah Konsentrasi Akademik)


[ Daftar lengkap matakuliah Program Studi Ilmu Komputer ]

Mahasiswa mengikuti Program Latihan Akademik (PLA)  di lingkungan industri  untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh  selama kuliah.

Seperti halnya mahasiswa kependidikan, mahasiswa  non kependidikan juga diwajibkan melakukan peneltian di bidang ilmu komputer dan menuliskannya secara formal maupun lisan melalui skripsi.